MITRABET88 - CINTA ANAK SMA 

 

MITRABET88 - CINTA ANAK SMA 


MITRABET88 - CINTA ANAK SMA 





Semilir angin menyapu wajahnya ketika dia
duduk di pinggir danau sambil membaca surat yang terselip di tasnya
tadi siang.Mitrabet88 -Web Slot Online  Dibaca berkali-kali kalimat yang tertera di situ:

AKU CINTA KAMU..! Temui aku di pinggir danau sepulang sekolah.
Chopin

“Akhirnya
kamu berani juga Ryan! Telah lama aku menunggu kata-kata cinta darimu.
Tadi begitu pelajaran selesai, aku segera berlari ke danau ini secepat
mungkin,” gumannya lirih.Mitrabet88 -Web Slot Online  Chopin adalah nama panggilannya untuk Ryan.
Dina
dengan sabar menunggu bayangan Ryan datang dan membisikkan kalimat yang
sama dengan surat yang dipegangnya. Dia terus menunggu sampai akhirnya
malam menyelimuti senja.Mitrabet88 -Web Slot Online Tak ada tawa yang diharapkannya, hanya tetesan
air mata jatuh di pipi mengiringi langkahnya pulang ke rumah.
“Ryan, apa maksud dari semua ini?” lirih Dina berkata.
“Mengapa kamu mempermainkan aku?”
Sepasang
mata yang mengawasi gerak Dina dari tadi lalu menerawang memandang
bintang yang mulai muncul di langit. Dari mulutnya terucap, “Dina
maafkan aku…!”

1995,
Bandung, (Dua minggu menjelang pernikahan)

“Belok kiriii…!”
Dewa pun membelokkan stang motornya menyibak genangan air di jalan mengikuti petunjuk temannya.
“Emang kapan?” teriak Dewa agar suaranya terdengar.
“2 minggu lagi.”
“Jauh amat nyetak undangannya?”
“Muraaahh…!”
Tangan
Dina erat memeluk pinggang Dewa saat motor mereka menelusuri jalan
sempit itu, lalu menepuk-nepuk pundaknya sesaat sebelum mereka melintas
di depan sebuah percetakan. Mitrabet88 -Web Slot Online
“Makasih Wa. Aku nanti dijemput Toni.”
Dilambaikan
tangannya saat Dewa memutar motor dan kemudian melaju kencang
meninggalkan dirinya. “Anjing, goblok! Akhirnya mau juga dinikahi
Toni,” maki Dewa sambil terus memacu motornya.

Jakarta, di hari yang sama

Ryan terlentang di atas peraduan tanpa selembar benang pun menutup tubuhnya.
“Kamu diam saja!” wanita di depannya berkata.
Disibakkan roknya ke atas, diturunkan celana dalamnya.
“Ingat ini yang ketiga kali.” Mitrabet88 -Web Slot Online
Lalu
dia berjongkok di atas kemaluan Ryan dan mulai menurunkan pinggulnya.
Pelan-pelan Ryan merasakan batang kemaluannya menerobos masuk ke dalam
bibir kemaluan wanita itu. Mitrabet88 -Web Slot Online
“Bidadariku Dina.. Kau sungguh cantik,” lirih Ryan berkata.
“Terserah
kau mau anggap aku bidadari, yang penting kamu bayar aku tiga kali
lipat,” kata sang wanita tetap menaik-turunkan pinggulnya.
Batang
kemaluan Ryan keluar masuk menyapu dinding lubang kemaluan, kegusaran
hatinya tenggelam dalam lenguhan nikmat menahan remasan di batang
kemaluannya. Mitrabet88 -Web Slot Online
Cinta sering membawa manusia dalam penderitaan yang
tak bertepi. Menorehkan luka yang sangat dalam tak terobati. Memang
cinta tak selalu memiliki, tapi adakah insan manusia yang sanggup
menghadapi kenyataan saat dia kehilangan cintanya. Ryan merasakan
desakan di dalam batang kemaluannya. Sekujur batang kemaluannya seperti
dihisap-hisap. Ini yang ketiga kali dia akan merasakan orgasme malam
itu. “Akhh..!” katanya saat menyemburkan air maninya ke dalam rongga
lubang kemaluan wanita di atasnya. Diciumnya bibir sang wanita, lirih
dia berkata, Mitrabet88 -Web Slot Online
“Aku cinta kamu.. wahai bidadariku..!”
“Kau pria terbodoh yang pernah kutemui,” sahut sang wanita sambil mencabut batang kemaluan Ryan dari dalam lubang kemaluannya.

Bandung, (Seminggu Menjelang Pernikahan)

“Uuhh..!
Susah sekali membukanya,” Dewa mencongkel daun jendela di depannya.
Mengendap dalam keremangan ruang yang telah dimasukinya dia berjalan
sambil meraba. “Semoga ini kamar yang tepat.” Matanya menatap geliat
sebuah tubuh telanjang dengan selimut yang tersibak sedang terbaring.
Dewa menyunggingkan bibirnya senang. Didekati tubuh tersebut, digigit
lembut daun telinganya sambil berbisik, “Aku benar-benar mencintaimu.”
Dicium lembut bibir si gadis, tangannya menyusup di antara selimut yang
sedikit menutupi. putri77.com Dicarinya payudara si gadis, diraba dan diremas. Si
gadis hanya melenguh pendek lalu diam lagi. Dipagut bibir tipis si
gadis, tangannya memainkan payudaranya sambil sesekali memilin
putingnya. Si gadis lalu mendesah dan terjaga,
“Dewa…” Mitrabet88 -Web Slot Online
“Ssshh… nikmati saja,” bisik Dewa di telinga si gadis.
Dewa
lalu membuka resleting celana dan mengeluarkan batang kemaluannya.
Direntangkan paha si gadis dan menempelkan kepala batang kemaluannya di
bibir kemaluannya. Si gadis melenguh kecil dan menarik pinggulnya. Dewa
membenamkan hidungnya di rambut si gadis, menciumi aroma segarnya,
menaik-turunkan tangannya, menggesekkan batang kemaluan di bibir lubang
kemaluan sang gadis. Telapak tangan satunya meremas dan memijat
payudara si gadis, membuat si gadis terengah-engah dalam kenikmatan
yang diberikannya. Mitrabet88 -Web Slot Online
Dewa mendesis dan tertawa sinis melihat si
gadis menyukai perbuatannya. Dewa lebih bahagia saat si gadis menjerit
kecil ketika ujung batang kemaluannya menusuk lubang kemaluannya. Dewa
merasakan kegundahan tubuh di depannya di antara harga diri atau
perasaan nikmat yang ada. Si gadis berusaha mendorong tubuh di atasnya.
Dewa menangkap kedua pergelangan tangan si gadis dengan kedua
tangannya. “Ssshhhtt.. Aku cinta kamu..!” bisik Dewa lalu mencium bibir
si gadis. Tak lama tangan sang gadis melemas, dan membalas ciuman dan
balik melumat bibirnya. Digerakkan terus pinggulnya. Batang kemaluannya
keluar-masuk di bibir kemaluan teman dekatnya itu. Dewa berhenti
setelah memancarkan spermanya dalam rongga lubang kemaluan si gadis.
Dilihat jam sudah menunjukkan pukul empat pagi. “Anggap saja itu hadiah
perkawinanmu,” bisiknya. Dewa bangkit dari tempat tidur, mengambil
bajunya, mengenakannya, dan mengecup bibir Dina dari pinggir tempat
tidur sebelum melangkah menuju jendela. “Aku cinta padamu! Kau saja
yang tak pernah mengerti..!” meloncat dia dari jendela lalu bayangannya
menghilang di kegelapan malam. Mitrabet88 -Web Slot Online

Jakarta, di hari yang sama

“Tapi dia tak mencintaiku,” cairan sperma masih melekat di ujung batang kemaluannya.
Di sebelahnya sang wanita menjepitkan tangan Ryan di antara pangkal pahanya.
“Jika
memang dia mencintaiku, pastilah ada sebuah jawaban mengapa dia tak
menemuiku,” ditatap wanita yang sangat mirip dengan gadis yang
dicintainya sambil menghisap rokoknya dalam-dalam.
“Cinta tidaklah Mitrabet88 -Web Slot Online
seindah yang orang bilang. Jika begitu, kenapa aku merasakan sesak
tenggelam di lautannya,” dimatikan rokoknya lalu dia mengusap rambut
sang wanita.
“Tubuh hampa tak berjiwa, dan kurasa gunung menekan di
atasku dan kerikil tajam di kakiku, sedangkan dia… kudengar dia akan
menikah,” keluhnya lagi.
“Hai bidadariku! Kenapa kau diam saja?” tanya Ryan sambil mencium sekilas dagu sang wanita.
“Entahlah Yan! Aku ngantuk,” jawabnya.
Lalu Ryan mencium bibir sang wanita, dan mengusap lubang kemaluannya. Mereka bercinta sekali lagi malam itu.

Bandung, (Malam Pertama di Hari Pernikahan)

Dina
merintih pelan ketika bibir Toni menyentuh dan menghisap lembut bibir
lubang kemaluannya, badannya menggelinjang di atas kasur yang mulai
basah oleh keringat. Toni memainkan jemari di atas payudaranya,
membelainya, meremasnya, dan sesekali memilin puting susunya. Erangan
dan keluhan keluar dari bibir Dina ketika lidah itu memasuki dan
membelai dinding-dinding lubang kemaluannya. Tangannya terangkat dan
meremas rambut Toni. Mitrabet88 -Web Slot Online
Toni menaikkan badannya, memegang batang
kemaluan dengan tangan kanannya, menyentuhkan ujung batang kemaluannya
menyibak bibir lubang kemaluan memburu kehangatannya. Dina menjerit
lirih ketika ujung batang kemaluan Toni menusuk dan berusaha membuka
jepitan liang kemaluannya. Erang kesakitan keluar dari bibir Dina saat
batang kemaluan Toni berhasil menerobos, mengisi liang kemaluannya.
Toni memejamkan matanya menikmati remasan di batang kemaluan,
menggerakkan pinggulnya semakin cepat.
Toni tanpa henti
menelusupkan batang kemaluannya dalam jepitan lubang kemaluan Dina,
sampai dirasanya otot pinggulnya mengeras dan nikmat yang luar biasa
diseluruh syaraf tubuhnya. Mata Toni terpejam, mulutnya mengeluarkan
desahan penuh kenikmatan. Disemprotkannya sperma di dalam lubang
kemaluan Dina. Dina merasakan semburan cairan hangat di lubang
kemaluannya. Tak lama terasa beban yang menindih dada saat Toni
merebahkan kepalanya di permukaan kulit payudaranya. Sambil merasakan
detak jantung Dina di telinga, Toni berkata,
“Kapan Na?”
“Aku tidak mengerti Ton..!”
“Pertama kali kau menghilangkannya?”
“Apa maksudmu?”
“Perawanmu?” Mitrabet88 -Web Slot Online
Dina
terhenyak mengetahui maksud suaminya. Setelah semua keindahan yang baru
saja mereka lalui di malam pertama. Mengapa hal itu masih
dipertanyakan. Tak terasa, air mata menetes di pipinya. Dia merasa Toni
hanya menginginkan kegadisannya lebih daripada dirinya.
“Seminggu yang lalu Ton,” lirih Dina menjawab.
“Siapa?” terdengar suara Toni menahan emosi.
“Sama Dewa,” air mata Dina mulai deras mengalir.
“Sudah kuduga,” sambil berkata Toni berdiri.
“Kau duga? tapi Ton… Aku..” tak sempat Dina menyelesaikan perkataannya.
Toni
memegang tangan Dina dengan kasar dan menarik gadis itu berdiri, Dina
melihat tatapan penuh kebencian bercampur dengan air mata di pelupuk
mata suaminya. Toni membalikkan tubuh Dina, menjambak rambut gadis itu,
menekan punggungnya sampai setengah telungkup di atas kasur.Toni
meletakkan tangannya di atas payudara Dina, meremas kasar dan
menancapkan kukunya di situ.Mitrabet88 -Web Slot Online Dina merasakan kepiluan dalam dirinya,
inikah konsekuensi yang harus diterimanya sebagai istri jika tidak
menyerahkan kegadisan pada suami?
“Dasar pembohong. Tampangmu
saja lugu…!” kata Toni mengingat sangkalan Dina saat ditanya apakah
dia mencintai Dewa. “Katanya kamu mau diinginin hanya dengan suamimu.”
Toni terus memaki sambil tetap menjambak rambut Dina. Toni menyusupkan
jemarinya ke atas lubang kemaluan Dina, meremas dan menggesek, membuat
Dina meringis menahan rasa sakitnya.Mitrabet88 -Web Slot Online Dina lalu menjerit kesakitan saat
jemari itu menusuk dan mengoyak kemaluannya dengan lebih keras
berkali-kali.
Toni mengeluarkan kejantanannya. Tangan kanannya
menggenggam batang kemaluannya, dihujamkan batang kemaluannya sekuat
tenaga ke liang kemaluan Dina. Dina membenamkan mulutnya ke kasur,
menjerit sekuatnya, lubang kemaluannya seakan ditusuk oleh pisau tajam
yang merobek otot-otot kemaluannya. Toni mengerang merasakan kesempitan
liang kemaluan Dina, dan mendesis saat menggerakkan pinggulnya dengan
kasar. Dina merasakan kenyerian yang amat sangat, air matanya
membanjiri kasur,Mitrabet88 -Web Slot Onlineg adis itu mencengkram sprei kasur sekuat tenaga.
Sedangkan Toni menggerakkan pinggulnya semakin cepat.
“Aku tahu kau memang mencintainya…!”
“Mencintai?” tanya Dina dalam hati.
Pilu mengiris hatinya menerima perlakuan dan perkataan Toni.
Toni
mengerang dan menekan batang kemaluannya dalam-dalam ke rongga lubang
kemaluan Dina. Toni orgasme. Dia menekan pantatnya agak lama di sana,
merasakan jepitan otot lubang kemaluan Dina saat dia menyemburkan
spermanya.
“Aku harap kau tidak bertemu dia lagi..!” sambil berkata
dipukul kepalan tangannya ke belakang kepala Dina. Setelah itu Toni
menarik keluar batang kemaluannya dan pergi tidur. Mitrabet88 -Web Slot Online Dina menangis
semalaman dalam sakit dan pedih di hatinya.

Komentar